TIM DOSEN PENDIDIKAN IPS UNY PERKUAT LITERASI KEUANGAN PEMUDA DOMPYONGAN UNTUK MEMBANGUN KETAHANAN EKONOMI BERKELANJUTAN
Submitted by admin on Tue, 2025-11-11 14:08
.Klaten, 05 Juni 2025 - Tim dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Mbangun Desa dengan tema “Penguatan Literasi Keuangan untuk Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Berkelanjutan bagi Generasi Muda di Desa Dompyongan, Jogonalan, Klaten.” Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Sudrajat, S.Pd., M.Pd. dari Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, dan Ilmu Politik (FISHIPOL) UNY, bersama anggota tim Danang Ade Agustinova, S.Pd., M.Pd. dan Nanang Setiawan, S.S., M.A.. Program ini juga melibatkan mahasiswa Pendidikan IPS sebagai bentuk implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui kegiatan pengabdian langsung di masyarakat.
Kegiatan yang bermitra dengan Karang Taruna “Taruna Bakti” Desa Dompyongan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga. Dalam pelatihan yang dikemas interaktif, peserta dibekali keterampilan dasar seperti: (a) Penyusunan anggaran pendapatan dan pengeluaran’ (b) Strategi menabung dan berinvestasi sederhana; (c) Pengelolaan utang secara bijak; (d) Penggunaan aplikasi keuangan digital; (e) Pencegahan risiko pinjaman online dan praktik judi daring. Menurut Dr. Sudrajat, kegiatan ini merupakan langkah konkret UNY dalam membekali generasi muda desa agar memiliki ketahanan finansial.
“Literasi keuangan yang baik adalah kunci kemandirian ekonomi. Pemuda yang cerdas finansial akan menjadi penggerak ekonomi desa yang tangguh dan mandiri,” ujarnya.
Program ini juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya poin ke-10 yaitu “Berkurangnya Kesenjangan.” Melalui peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan, pemuda diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan di wilayah pedesaan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model praktik baik bagi desa-desa lain di Indonesia dalam memperkuat literasi keuangan masyarakat, khususnya kalangan muda, guna mewujudkan desa yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.
